Efektivitas Peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Banda Tangah Daerah Irigasi (DI) Banda Pamujaan dalam Pengelolaan Jaringan Irigasi Tersier di Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok

Yuri Gita Putri, Yuerlita Yuerlita, Ferdhinal asful

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi peran P3A Banda Tangah dalam mengelola jaringan irigasi tersier di Kecamatan Lubuk Sikarah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam dengan informan kunci, dan survei. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas peran P3A Banda Tangah dalam pengelolaan jaringan irigasi tersier dalam kategori tinggi yakni dengan skor 50,83. Hal ini karena P3A Banda Tangah menjalankan perannya dengan baik, mulai dari operasi jaringan irigasi, pemeliharaan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan penanganan konflik. Faktor faktor efektivitas peran P3A Banda Tangah yaitu kepemimpinan P3A dengan skor 14,43, waktu pertemuan P3A dengan skor 7,07, fungsi tugas P3A dengan skor 2,63, tingkat penguasaan materi oleh PPL dengan skor 8,43 dan tingkat karya PPL dengan skor 5,7. Berdasarkan analisis regresi linear berganda, terdapat 3 faktor yang berpengaruh signifikan terhadap efektivitas peran P3A Banda Tangah yaitu kepemimpinan P3A, waktu pertemuan P3A dan tingkat penguasaan materi oleh penyuluh. Peneliti memberikan saran, untuk peran P3A dalamĀ  pemeliharaan jaringan diharapkan P3A mampu menyediakan papan peringatan untuk tidakan pencegahan di sekitar jaringan irigasi agar petani mampu menjaga kebersihan jaringan irigasi dan untuk kegiatan kegiatan yang diadakan oleh P3A, pengurus dan petani anggota diharapkan mampu meningkatkan partisipasi /keikutsertaannya agar efektivitas peran P3A dapat tercapai optimal.

Keywords

Agribusiness, farmer, coffee

Full Text:

PDF

References

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro.

Junita, Silviani dan Imam Buchori. (2016). Efektivitas Kelembagaan Pemerintah dalam Integrasi Pola Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (Studi Kasus: Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 4, 1-12.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Republik Indonesia Nomor 12/PRT/M/2015 . (t.thn.). tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi.

Ridwan. ( 2007). Sakal Pengukuran Variabel-Variabe Penelitian. Bandung: Alvabeta.

Saadah et al. . (2012). Unsur-Unsur Pembangunan Dalam Pengelolaan Pengairan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13, 18-28.

Sari, D. N. (2017). Analisis Peran P3A Dalam Pengelolaan Jaringan Irigasi Tersier (Studi Kasus P3A Kola Jaya Daerah Irigasi (DI) Limau Manis, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang). Skripsi, Universitas Andalas, Padang.

Soedijanto. (1981). Keefektifan Kelompok Tani dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian. Disertasi, IPB, Bogor.

Steers, R. M. (1977). Efektifitas Organisasi. Jakarta: Erlangga.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.