Analisis Risiko Produksi Cabai Merah di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar

Authors

  • Alya Fikhriyyah Universitas Andalas
  • Ifdal Ifdal Universitas Andalas
  • Cindy Paloma Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.25077/joseta.v5i3.481

Keywords:

Cabai Merah, Manajemen Risiko, Risiko

Abstract

Abstrak

Petani cabai Nagari Tabek Patah memiliki beberapa kendala yang dihadapi petani seperti masih rendahnya penerapan pengelolaan sarana alat mesin pertanian oleh petani, faktor cuaca dan iklim yang cukup ekstrim serta tingginya serangan hama dan penyakit pada tanaman cabai. Hal ini menjadikan produktivitas cabai merah memiliki banyak risiko dalam produktivitas usahatani cabai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko, tingkat risiko dan manajemen risiko produksi cabai merah untuk mengatasi risiko produksi cabai merah di Nagari Tabek Patah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan sampel sebanyak 31 responden yang dipilih menggunakan Teknik Proporsionated Random Sampling. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga sumber risiko pada usahatani cabai merah di Nagari Tabek Patah yaitu risiko sosial, risiko fisik, dan risiko ekonomi. Berdasarkan perhitungan analisis tingkat risiko produksi cabai merah yang dihitung menggunakan koefisien variasi adalah 0,14 artinya tingkat risiko produksi cabai merah tergolong rendah dan terhidar dari kerugian. Manajemen risiko yang dilakukan petani cabai merah di Nagari Tabek Patah dengan metode pengendalian risiko (risk control) seperti mengatur pola tanam, tidak menanam tanaman yang sefamili dengan cabai, menanam 2-3 benih cabai pada satu lobang tanam, membiarkan gulma dipinggir bedengan, mengikuti kegiatan penyuluhan, dan penyortiran buah cabai serta melakukan diversifikasi dan pembiayaan risiko (risk financing) dengan metode penanggungan risiko (risk retention) dengan cara pengendalian hama penyakit secara kimiawi.

References

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanah Datar. (2022). Produktivitas Cabai Merah per Kecamatan di Kabupaten Tanah Datar 2016-2021 (Ton/ha).

Cahyono, Efendi. (2021). Studi Komparasi Produktivitas Laki-Laki dan Perempuan Terhadap Peningkatan Pendapatan Keluarga (Studi Kasus Buruh Kuli Bangunan di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan Bali). [Skripsi]. Jember. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. UIN Achamad Shiddiq Jember.

Darmawi, Herman. (2019). Manajemen Risiko. Jakarta. Bumi Aksara.

Devi, S., Putri, K., & Usman, A. (2021). Risk Analysis Of Large Chili Production In Sikur District East Lombok Regency. Agroteksos, 31(1), 1–15.

Hanafi, M. M. (2016). Manajemen Risiko Edisi Ketiga. Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

Hiskia, Lambok Putra. (2021). Analisis Risiko Produksi Cabai Merah di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. [Skripsi]. Pekanbaru. Fakultas Pertanian. Universitas Islam Riau. 99 hal.

Jamilah, M. (2010). Analisis Risiko Produksi Wortel Dan Bawang Daun di Kawasan Agropolitan Cianjur Jawa Barat. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor.

Mardliyah, A., & Priyadi, P. (2021). Analisis Risiko Produksi Cabai Merah Di Desa Margototo Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur. Journal of Food System and Agribusiness, 5(2), 93–98. https://doi.org/10.25181/jofsa.v5i2.2156

Misra, I., Hakim, S., & Pramana, A. (2020). Manajemen Risiko: Pendekatan Bisnis Ekonomi Syariah (Issue July).

Muslim, Fakhri. (2017). Analisis Risiko Produksi Dan Risiko Harga Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di Kabupaten Solok. [Skripsi]. Padang. Fakultas Pertanian. Universitas Andalas. 74 hal

Nazir, Moh. (2011). Metode Penelitian. Bogor. Ghalia Indonesia. 542 hal

Soekartawi, dkk. (2003). Risiko dan Ketidakpastian dalam Agribisnis: Teori dan Aplikasi. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Widiwurjani dan Djarwatiningsih. (2016). Buku Monograf: Pemangkasan pada Tanaman Cabe. UPN. Veteran. Surabaya.

Widyantara, W. (2016). Risiko Produksi Cabai Merah Besar Pada Berbagai Luas Garapan Usahatani. EJournal Agribisnis

Wiriyani, Helen dkk. (2013). Pemetaan Risiko di Industri Penyamakan Kulit Dengan Pendekatan Enterptrise Risk Management (ERM). Jurnal Manajemen dan Agribisnis.

Downloads

Published

2024-02-29

Issue

Section

Research Articles