Komparasi Pendapatan dan Keuntungan Antara Petani Gambir Menjual Betel Bite dan Daun Segar (Studi Kasus di Nagari Koto Bangun)

Authors

  • Michi Iskandar Putri Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
  • Heri Faisal Harahap Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
  • Silfia Silfia

DOI:

https://doi.org/10.25077/joseta.v6i3.611

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Nagari Koto Bangun pada tahun 2024 untuk mengukur dan membandingkan pendapatan keuntungan petani gambir yang menjual produk olahan dan daun segar. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan petani untuk menjual produk olahan atau daun segar. Sampel penelitian berjumlah 100 responden, dengan jumlah responden 50 orang petani yang menjual produk olahan dan 50 orang petani yang menjual daun segar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang menjual produk olahan memiliki tingkat pendapatan dan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan petani yang menjual daun segar. Faktor-faktor seperti usia, pendidikan terakhir, luas lahan, dan pengalaman bertani ditemukan mempengaruhi pilihan petani terhadap metode penjualan. Usia dan pengalaman bertani merupakan salah satu faktor, sedangkan pendidikan terakhir dan luas lahan merupakan faktor lainnya.

Downloads

Published

2024-12-30

Issue

Section

Research Articles